November 2021 - Cony Librarie'

Selasa, 30 November 2021

TikTok Sebagai Social Media Marketing
November 30, 20210 Comments

        Ada banyak Social Media Marketing yang dapat digunakan. Setelah sebelumnya kamu mengetahui bagaimana proses marketing dari YouTube, TikTok juga salah satu social media marketing yang bisa digunakan. Sebelum itu, kamu perlu mengetahui bagaimana sejarah TikTok, fitur utama TikTok dan apa saja fitur marketing TikTok.


      1.     Sejarah TikTok

Perusahaan teknologi ByteDance Inc meluncurkan TikTok pada tahun 2016 oleh Zhang Yiming.  Di Indonesia sendiri TikTok hadir pada September 2017 dengan unduhan 45,8 juta kali. Namun dikarenakan terjadinya konten negative atau tidak layak tayang, pada tanggal 3 Juli 2018 TikTok di blokir di Indonesia. Pada tahun 2019 TikTok Indonesia mengajukan persyaratan kepada Komenkominfo dan disetujui untuk membuka pemblokiran tersebut. Sampai saat ini pun TikTok masih menjadi aplikasi yang sangat diminati oleh banyak orang, tidak hanya untuk hiburan saja, tetapi menjadi salah satu social media marketing dimulai dari olshop kecil sampai yang sudah popular.


      2.     Fitur Utama TikTok

Fitur Dasar

a.      Menggunggah Video. Pengunggahan video oleh pengguna pada aplikasi
b.     Penyuntingan Video. Pengguna bisa memotong, membalik ataupun memutar video yang mereka unggah, serta bereksperimen dengan kecepatan pemutaran
c.      Filter dan Efek. Filter “beauty” terdapat bermacam-macam stiker dan animasi untuk memperkaya konten pada video. Efek paling popular dan paling banyak digunakan adalah AR (Augmented Reality)
d.     Social Sharing. Social Sharing digunakan untuk berbagi video maupun menautkan profil TikTok pada platform social media yang lain
e.   Suka dan Komentar. Seperti halnya Instagram, simbol tanda “hati” ini diartikan sebagai like atau suka dan diikuti kolom komentar serta simbol untuk share. Terdapat tab terpisah untuk memeriksa semua video yang disukai.
f.      Pemberitahuan. Pengguna dapat mengatur pemberitahuan mereka untuk melihat siapa yang menyukai dan mengomentari video mereka, siapa yang mengikuti atau “follow” mereka, dan lain sebagainya.
g.     Simpan Video. Jika ingin menyimpan hasil uploud video pengguna lain ke galeri ponsel pengguna atau di dalam media sosial TikTok itu sendiri dapat memanfaatkan fitur ini.
h.     Search atau temukan. Berfungsi untuk memudahkan pengguna dalam mencari akun pengguna lain atau hashtag yang diminati pengguna saat itu. Di samping itu sering menampilkan video yang sedang viral atau trend dan diurutkan berdasarkan hashtag tertentu.

     i.      Tidak tertarik. Digunakan jika merasa tidak tertarik terhadap video yang ditampilkan, maka nantinya video serupa tidak akan ditampilkan kembali dalam beranda.

        Fitur Lanjutan

    a.      Duet. Fitur favorite ini memungkinkan orang untuk lipsync atau menari mengikuti music dengan siapapun dan tampilan yang berdampingan pada layar sama
    b.     Reaksi. Untuk merekam diri mereka sendiri saat menonton dan dipublikasikan di aplikasi. Pada fitur ini dapat mengubah ukuran dan membentuk kembali jendela perekaman secara real-time ketika menonton video
    c.      Filter Voice Charger. Voice Charger ini dapat mengubah suara dengan beragam efek suara yang berbeda, dapat menambahkan keseruan dan kreativitas ke dalam video dengan mudah hanya dengan merekam atau memilih dari galeri gawai lalu pilih voice effect
    d.     Filter Beauty. Dapat membuat wajah pengguna alan terlihat lebih rupawan bahkan terlihat keren dan unik
    e.      Fitur Hapus Komen dan Blokir Pengguna. Pengguna dapat menekan agak lama pada sebuah komentar atau mengetuk ikon pensil yang berada disudut kiri atas untuk membuka pilihan report atau blok
    f.      Live Video Streaming. Fitur live ini tidak semua akun pengguna TikTok diizinkan untuk memulai video langsung di platform, namun dengan syarat memiliki minimal 1000 followers yang dapat melakukan live di aplikasi TikTok.
   g.     Hashtags. Berfungsi untuk menandai postingan dan mengundang “invite” pengguna lain ke berbgaai tantangan  seperti berduet
   h.     Scan QR Code. Pengguna dapat mengikuti dengan memindai QR Code tanpa mencari nama akun pengguna yang ingin diikuti melalui kolom “search”. Setiap pengguna memiliki QR Code unik yang berbeda-beda
    i.      Real-Time Analytics. Pengguna dapat memeriksa berbagai data tentang komentar dan suka yang telah didapatkan serta dapat melihat grafik yang menunjukkan penyiar dan pemirsa langsung
    j.      Geolocation. Pengguna dapat melihat pengguna mana yang sedang melakukan live streaming disekitar mereka

       k.     Pratinjau Video. Sebelum pengguna mendaftarkan akun, mereka dapat menonton beberapa video populer untuk merasakan aplikasi dengan lebih baik. Tetapi, pengguna yang belum memiliki akun tidak dapat menyukai atau memposting komentar sampai mereka mendaftar.

 

     3.     Fitur Marketing

TikTok Marketing merupakan salah satu strategi dalam pemasaran digital yang menggunakan jejaring sosial TikTok sebagai medianya. TikTok for Business sebagai fasilitas untuk pelaku bisnis dengan memberikan wawasan statistik atau alat tambahan untuk mengakomodasi kebutuhan bisnis seperti Analisa keterlibatan dan performa terhadap audiens.

A.    Top View.

TopView Ads merupakan iklan yang dapat dilihat pada puncak feeds. Artinya iklan kamu akan menjadi video pertama yang dilihat pengguna di feeds mereka. Hal ini menjadi peluang yang bagus untuk meningkatkan brand awareness. Fitur unggulan ini ditawarkan oleh TikTok untuk memasarkan bisnis kamu berupa iklan video berdurasi hingga 60 detik, ditampilkan secara full screen dan diputar secara otomatis. Fitur ini akan muncul ketika pengguna membuka aplika sehingga memungkinkan dapat dilihat lebih banyak orang. TopView juga dapat dilengkapi dengan hyperlink untuk mengarahkan penonton ke halaman yang dituju.

B.    In- Feed Ads.

Opsi lain bagi para pelaku bisnis berupa video yang berdurasi hingga 60 detik yang muncul pada feeds “for you page” atau fyp di TikTok. Di samping itu, pengguna dapat memberikan like, komentar, atau mengikuti akun bisnis kamu. Bahkan pengguna dapat menggunakan musik kamu sebagai latar belakang musik konten mereka.

C.    Brand Takeover.

Fitur iklan atau gambar berbentuk JPG dengan durasi 3-5 detik untuk mempromosikan bisnis kamu, umumnya berada di halaman awal ketika pengguna membuka aplikasi TikTok. Selain itu juga berguna untuk mempromosikan Branded Hashtag. Pengguna dapat skip iklan brand takeover. Di dalam iklannya, pengguna juga bisa memasang link yang mengarah ke website, online marketplace, atau kemanapun yang diinginkan sesuai dengan tujuan iklannya. Contohnya seperti iklan brand takeover dari Chanel, yang mana ketika pengguna mengklik iklannya, mereka akan langsung diarahkan ke halaman katalog produk di website Chanel.

D.    Brand Hashtag Challenges.

Mengajak pengguna TikTok agar membuat konten berdasarkan hashtag tertentu. Biasanya digunakan sebagai bentuk kampanye pemasaran untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan suatu merek tertentu. Tujuan akhirnya adalah dengan adanya challenges ini suatu merek dapat menjadi viral. Iklan hashtag challenge akan muncul pada halaman Discovery. Biasanya diletakkan di bagian teratas atau setidaknya hampir di paling atas halaman. Jenis iklan ini dapat menantang para konten creator untuk membuat video dengan tema tertentu. Selanjutnya, video harus menggunakan hashtag yang telah ditentukan. Contohnya seperti hashtag challenge #GalaxyA yang digagas oleh Samsung, jenis elektronik populer.

E.     Branded Effect.

Tap-in brand dalam proses content creation dan video editing process yang membuat pengguna dapat menggunakan efek khusus yang telah dibuat oleh brand, contohnya beauty brand yang membuat branded effect dengan intelligent video recognition technology. Fitur Branded Effect biasanya berintegrasi dengan Branded Hashtag Challenge untuk meningkatkan interaksi antara pengguna dengan bisnis kamu. “Effect” merujuk kepada penggunaan filter, stiker, atau special effect yang disisipkan ke dalam video dengan format 2D, 3D, atau AR (Augmented Reality). Pada fitur ini, kamu sebagai pelaku bisnis dapat memberikan pengalaman visual yang menyenangkan bagi para pengguna.


        4.     Proses Marketing

a.      Identifikasi Tujuan

Mengidentifikasi apa sebenarnya tujuan utama kamu sebagai pelaku bisnis dan kesesuaian tujuan brand atau bisnis kamu pada platform ini. Hal tersebut dilakukan agar tidak mengalami kesulitan dalam menentukan indikator keberhasilan atau kesuksesan dari program kamu seperti kamu dapat menentukan berapa target per views video, conversion rate, dan target followers kamu.

b.     Menentukan Buyer Persona

Kamu dapat lebih mudah mengidentifikasi kebutuhan atau keinginan konsumen pada produk yang kamu tawarkan. Pada aplikasi TikTok, kamu perlu menentukan terlebih dahulu kesesuaian produk dari brand/bisnis kamu dengan personality dari mayoritas pengguna aktif TikTok.

c.      Buat Akun dan Verifikasi

Terdapat beberapa aturan membuat akun bisnis pada aplikasi TikTok yang baik dan benar, diantaranya:

• Membuat logo yang unik untuk membedakan brand kamu dengan yang lain, dan pasang sebagai foto profil.

• Jadikan brand kamu sebagai nama akun TikTok.

• Pada bio akun, tulislah sesuatu yang unik dan menarik yang mencerminkan brand kamu.

• Gunakan fitur clickable bio untuk mengarahkan ke website atau marketplace bisnis kamu.

• Verifikasi akun kamu.

• Melakukan verifikasi akun sangatlah berguna, sebab akun yang terverifikasi akan meningkatkan kepercayaan kepada brand atau bisnis kamu.

d.     Memposting Konten yang Bernilai dengan Hashtag yang tepat

Menggunakan hashtag yang relevan dengan video dan tujuan marketing kamu. Penting untuk menghindari irisan dengan hashtag yang sedang populer karena bisa dengan sekejap menggeser hashtag kamu. Lebih baik kurang popular namun tepat pada sasaran daripada mencoba untuk popular namun tidak tepat sasaran.

e.      Kolaborasi dengan TikTok Influencers

Melakukan kolaborasi dengan para influencer di TikTok dapat menemukan pelanggan potensial dari para “followers” atau pengikut influencer tersebut yang tentu saja mempunyai pengaruh yang kuat

f.      Menggunakan TikTok Ads

Terdapat tipe iklan diantaranya in-feed ads, branded hashtag, challenges ads, dan brand takeover ads. Maka pastikan kamu sudah memahami sistem iklannya sehingga kamu dapat menentukan budget dan membuat konsep yang menarik. Memanfaatkan TikTok selain karena menggunakan video dengan background musik kekinian, namun juga memungkinkan pengguna TikTok untuk ikut andil atau berpartisipasi dalam ads tersebut. Contohnya, jika kamu menggunakan hashtag challenges ads, maka audiens dapat ikut menggunakan hashtag yang kamu ciptakan dan menggunakan background musik yang sama.

g.     Monitor dan Evaluasi Hasil

Monitoring postingan konten kamu di TikTok dapat dilakukan dengan pengecekan dan pendataan pada Click through Rate (CTR), Click through Ads (CTA), Conversion Rate, Reach, Engagement, dan Engagement Rate. Data dari hasil monitoring pada postingan dapat dijadikan landasan untuk menjadi evaluasi dalam membenahi strategi di kemudian hari

Reading Time:

Selasa, 23 November 2021

YouTube Sebagai Social Media Marketing
November 23, 20210 Comments

Sebelum kamu mengetahui bagaimana proses marketing, terlebih dahulu kamu perlu mengetahui bagaimana sejarah YouTube, fitur utama YouTube dan apa saja fitur marketing YouTube.

YouTube merupakan sebuah perusahaan yang berkantor pusat di San Bruno, California sebagai anak perusahaan dari internet pencari raksasa Google. Terdapat beberapa kumpulan koleksi user generated content, ribuan film pendek, episode televisi dan ribuan film full-length. YouTube melayankan lebih dari dua miliar video per harinya.

YouTube memperoleh pendapatannya dengan menjual iklan pada halaman homepage dan pencarian hasil-hasil serta di dalam video. Pengguna dapat mengunggah, menonton atau berbagi video dalam situs ini secara free (gratis).

1. Sejarah YouTube

Pada 14 Februari 2005, nama domain www.youtube.com aktif dan mulai dikembangkan. Video pertamanya berjudul Me at the zoo yang menampilkan salah satu seorang pendiri YouTube yaitu Jawed Karim di san Diego yang diungguh pada 23 April 2005. Pada bulan Mei 2005, YouTube menawarkan uji beta, enam bulan sebelum peluncuran resminya pada November 2005 oleh Steve Chen dan Chad Hurley yang juga mantan CEO dari YouTube sendiri.

Berawal dari sebuah perusahaan teknologi rintisan yang didanai oleh investasi senilai 11,5 juta dollar dari Sequoia Capital antara bulan November 2005 dan April 2006.

Pada bulan Juli 2006, pertumbuhan situs ini semakin meroket dan mengumumkan lebih dari 65.000 video diunggah setiap hari dan menerima 100 juta kunjungan video perhari. Pada bulan November 2006, Google membeli YouTube dan LLC dengan nilai 1,65 miliar US Dollar dan resmi beroperasi sebagai anak perusahaannya dengan memakai teknologi Adobe Flash Video dan HTML5 untuk menampilan berbagai konten video buatan pengguna.

Pada bulan November 2011, jejaring social Google+ terintegrasi langsung dengan YouTube dan penjelajah web Chrome, dengan ini video yang ada di YouTube dapat dilihat pada Google+. Bulan Desember 2011, YouTube melahirkan antarmuka baru, kanal video ditampilkan pada kolom tengah halaman utama seperti umpan berita situs-situs jejaring sosial. Saat itulah logo YouTube versi terbaru diluncurkan sejak terakhir Oktober 2006 dengan bayangan merah yang lebih gelap.

Pendiri dan Manajemen YouTube


a.       Chad Hurley atau Chad Meredith Hurley lahir pada 24 Juli 1977 di Birdsboro, Pennsylvania, Amerika Serikat. Ketika SMA ia mulai menekuni media elektronik dan komputer. Pada tahun 1992 dan 1994 Chad menjadi pelari untuk Cross Country dan mendapatkan dua gelar PIAA State dan menjadi anggota Technologyy Student Association. Tahun 1995 ia melanjutkan pendidikannya di Indiana University of Pennsylvania dan mendapat gelar B.A. Seni Rupa Murni. Sebelum kelulusannya, ia telah diterima kerja di Paypal, California dan merancang logo untuk perusahaan tersebut. Logo itu digunakan hingga kini.

b.       Steve Chen atau Steven Shinh Chen lahir pada 18 Agustus 1978. Ia bersekolah di Sekolah Menengah River Trails Middle School dan Sekolah Menengah John Hersey High School. Setelah lulus, ia melanjutkan kuliah di University of Illinois at Urbana Champaign jurusan Ilmu Komputer. Pada tahun 2002, ia berhasil lulus dan bekerja di PayPal sebagai programmer.

c.       Jawed Karim keturunan Bangladesh-Jerman lahir di Merseburg, Jerman Timur 28 Oktober 1979. Pendidikan di University of Illinois at urbana-Champaign jurusan Ilmu Komputer Bersama dengan Steve Chen, namun mereka belum saling kenal. Karim diterima menjadi salah satu karyawan pertama di Paypal seperti Chad Hurley.

d.       CEO YouTube. Sejak periode Februari 2014, Susan Wojcicki sebagai pemegang jabatan CEO YouTube yang baru setelah sebelumnya memegang peranan penting di perusahaan YouTube sebagai Senior Vice President for Adsand Commerce. Dengan dedikasi dan loyalitasnya mengantikan Salar Kamangar sejak tahun 2010.


Pencapaian YouTube


2005-2006

Pendanaan oleh Sequioa Capital sebesar $11,5 juta. >65.000 video diunggah setiap harinya dan 100 juta kunjungan video perharinya. Youtube dibeli oleh Google Inc, sebesar $1,65 miliar dalam bentuk saham


2007-2010

2007 Youtube menyamai konsumsi broadbrand seisi internet tahun 2000. Juni 2008 pendapatan Youtube mencapai $200 juta dari penjualan iklan. Mei 2010, Youtube melayani >2 Miliar video per hari


2011-2012

Mei 2011, Youtube menerima kunjungan >3 miliar per hari. Januari 2012, kunjungan Youtube mencapai 4 miliar per hari


2020

Pengguna aktif bulanan Youtube sebesar 2 miliar. Lebih dari satu miliar jam konten dikonsumsi oleh pengguna aktif harian di Youtube. Menduduki peringkat ke-2 media sosial yang banyak digunakan di seluruh dunia. 


2. Fitur Utama YouTube

    a. Penelusuran
        Sistem ini merupakan hasil dari apa yang diinginkan pengguna dengan menuliskan keyword pada search bar. Sistem dengan mengurutkan video dalam jumlah besar yang kemudian memilah hasil dan relevan bagi queri penelusuran. Terdapat tiga faktor yang berpengaruh terhadap penelusuran yakni relevansi, interaksi dan kualitas. Di sampingn itu juga ada history dari penelusuran dan tontonan pengguna. Maka dari itu, hasil penelusuran berbeda-beda taip penggunanya walaupun dengan queri yang sama.
         Penelusuran YouTube akan berpengaruh apaila pihak pengguna menghapus history penelusuran dan tontonannya. Bidang musik atau hiburan akan dihubungkan dengan menggunakan relevansi, keaktualan serta popularitas. Berbeda dengan bidang politik, berita, informasi medis atau ilmiah yang akan diprioritaskan untuk menyajikan sumber yang credible dan terpercaya.


    b. Rekomendasi Video
             Bertujuan untuk menghubungkan pengguna dengan konten yang disukai. Selain itu, pengguna juga dapat memberi tahu suka jika tidak menyukai rekomendasi video dengan mengklik “tidak tertarik”. Pihak YouTube akan emrekomendasikan melalui sinyal termasuk history penelusuran dan tontonan, channel yang dilanggan (subscriber) serta pertimbangan berdasarkan konteks seperti negara dan waktu. faktor lainnya yaitu menonton video hingga selesai atau sebentar lalu mengakhirinya. Terkadang juga dibuat survey di beranda mengenai video yang direkomendasikan

    c. Berita dan credible information
           YouTube akan menggunakan sistem machine learning. Di dalam konten seperti berita, politik, kedokteran dan yang terkait akan diutamakan mengambil informasi dari sumber yang terpercaya dan credible.

    d. Monetisasi untuk creator
          Creator video dapat menghasilkan uang dengan iklan. Iklan akan ditampilan dalam video baik di awal, tengah atau akhir penayangan. Pendapatan akan dibagi antara YouTube dan creator.  Namun ada syarat yang harus dipenuhi dalam program partner YouTube. Cara lainnya monetisasi seperti langganan channel berbayar, super chat dan super sticker serta galeri merchandise. Di samping itu ada YouTube premium yaitu pengguna dapat menonton video tanpa iklan dan hasilnya akan dibagi kepada creator berdasarkan banyaknya pelanggan yang menonton konten.

    e. YouTube Live
                Fitur yang mana para creator menjangkau komunitas secara real time. YouTube live dapat menyiarkan live streaming dari suatu acara seperti kelas dan seminar.


3. Fitur Marketing

    a. YouTube Ads
            Fitur layanan iklan yang disediakan sebagai media promosi bagi pemilik brand, perusahaan atau digital marketer untuk mempromosikan konten produk/ jasa mereka di YouTube. YouTube Ads ini bagian dari layanan iklan Google, sehingga jika ingin memasang iklan YouTube Ads, kita juga perlu menggunakan Google AdWords. Kelebihan yang ditawarkan dari YouTube Ads ini salah satunya dapat menentukan target audiens secara spesifik berdasarkan lokasi atau minatnya terhadap produk. Kita juga dapat melihat performa iklan di Google Analytics dengan melihat jumlah penayangan, biaya dan anggaran. Dengan cara mengklik tab “Analytics” pada akun YouTube kemudian akan diketahui video mana yang sudah ditonton oleh pelanggan dan seberapa lama mereka menontonnya. Dengan ini dapat memudahkan kita dalam memastikan strategi pemasaran yang tepat sasaran. Dalam menentukan target audiens dapat berdasarkan demografi atau lokasi dan berdasarkan minat audiens. 
YouTube Ads juga memiliki jenisnya yaitu:

        1) Skippable in-stream Ads. Video iklan yang dapat di skip (dilewati) oleh penonton dengan minimun durasi 12 detik dan maksimum 3 menit. Setelah tepat detik ke-5, tombil skip akan muncul dan dapat di tekan oleh penonton.

     2) Discovery Ads. Video iklan yang ditayangkan pada halaman hasil pencarian, homepage YouTube dan halaman terkait video yang sedang ditonton. Supaya iklan yang dipasang lebih efektif, kita perlu membuat iklan tersebut berada diposisi teratas, karena iklan tersebut akan mendatangkan jumlah viewers yang labih banyak. Maka dari itu kita harus melakukan optimasi SEO pada video YouTube Ads.

        3) Non-Skippable Ads. Video iklan yang tidak dapat di skip oleh penonton. Kita dapat memilih tipe ini sebagai strategi promosi yang efektif karena informasi iklan yang diterima oleh penonton akan jauh lebih lengkap.

           a) Pre-roll Ads iklan yang muncul sebelum video dimulai dengan durasi 15-20 detik
          b) Mid-roll Ads iklan yang muncul dipertengahan video atau setelah 10 menit video                 berlangsung dengan durasi 15-20 detik
           c) Bumper Ads iklan yang muncul di awal, tengah, atau akhir video dengan durasi paling lama 6 detik

       4) Non-Video Ads. YouTube menyediakan layanan iklan tanpa video dan akan muncul dalam bentuk kartu, gambar, maupun teks pada berbagai video YouTube. Bentuknya seperti berikut ini.

 
                        Sponsored Cards Ads

                                                                                Overlay Ads

                Display Ads.

b.       b. YouTube Community Tab
        

              Sebagai pengganti fitur Discussion Tab, yang berguna untuk menjadi akses baru bagi pemiliki channel (Kreator) untuk menyampaikan pesan singkat untuk penonton. Fitur ini memungkinkan Kreator untuk terus berinteraksi dengan penonton selain melalui upload video. Kreator juga bisa menjadikan fitur Tab Komunitas ini sebagai media untuk mempromosikan video atau merchandise yang dikeluarkan oleh suatu brand.

           c. Fitur Join atau Channel Membership
                Fitur monetisasi lain yang disediakan oleh YouTube. Berbeda dengan fitur subscribe, fitur join atau membership ini bersifat berbayar. Pengguna yang membeli atau berlangganan akan mendapatkan sejumlah keuntungan konten eksklusif seperti tayangan livestream khusus atau produk digital seperti emoji, lencana khusus, akses live chat, dan apa pun yang dapat ditawarkan oleh pembuat konten. Tetapi ada syarat khusus untuk mengaktifkan fitur channel membership, yaitu berusia minimal 18 tahun dan memiliki lebih dari 30.000 subscriber.

            d. YouTube Shorts
        

                  Fitur video pendek berdurasi 15-60 detik yang bisa dilengkapi dengan background music, teks, caption, filter dan editing tools tertentu. Shorts adalah fitur video pendek yang dapat dikatan pesaing dari TikTok dan Reels dari Instagram karena memiliki tampilan dan fitur yang serupa. Shorts diluncurkan di Indonesia pada bulan Agustus tahun 2021 setelah sebelumnya sudah dirilis di Amerika dan India. Untuk menggunakan fitur shorts ini kita harus mengupdate atau memperbarui aplikasi YouTube ke versi terbaru. Dengar fitur ini, dapat mempermudah para creator dalam membuat, mengedit dan mengupload video hanya dari smartphone saja. Manfaat Shorts ini untuk menjangkau subscriber baru, mobile friendly, dan untuk menaikkan traffic.

4. Proses Marketing

Suatu kegiatan untuk mempromosikan bisnis dan produk melalui platform YouTube. Kegiatan mempromosikan ini dilakukan dengan cara mengunggah video berisi bisnis atau produk yang akan dipromosikan. YouTube sds juga berfungsi untuk mengiklankan suatu bisnis. YouTube merupakan social media yang sudah sangat besar serta akan semakin besar dan meningkat dari hari ke hari, beik peningkatan pengguna sebagai viewers maupun content creator.

Dalam proses marketing melalui platform YouTube supaya mengundang banyak viewers, harus mengoptimalkan SEO yaitu membuat judul, menambhakn deskripsi, membuat thumnail menarik dan menggunakan Tag (tagar). Cara lainnya dengan memanfaatkan YouTube Analytics, memasukkan CTA yang efektif dan bekerjasama dengan YouTuber lain (collabs)

Beberapa cara YouTube Marketing untuk mengembangkan bisnis:

a.       Buat akun channel YouTube khusu untuk bisnis

b.       Pilih jenis format video yang cocok dan sesuai

c.       Jadwal upload yang konsisten

d.       Promosikan video

e.       Mencoba memasang iklan di YouTube

f.        Bekerja sama dengan influencer

Reading Time:

Selasa, 16 November 2021

Panduan Lengkap untuk kamu Tentang Social Media Marketing 2021
November 16, 20210 Comments


      Pada zaman modern ini, kita akan selalu bersinggungan dengan social media entah dalam komunikasi, pendidikan, maupun pekerjaan. Social media dapat kita manfaatkan untuk strategi digital marketing. Melakukan promosi melalui platform social media dianggap cukup efektif dalam menjangkau cakupan sasaran yang lebih luas.

Sebelum itu, apakah kamu sudah memanfaatkannya dengan baik dari berbagai social media yang ada atau kamu belum mengetahui beragam social media dan masih menggunakan satu platform saja serta hasilnya juga belum memuaskan? Berikut ini adalah informasi untuk kamu mengetahui social media marketing dengan bermacam-macam platform yang berbeda.


Social Media Marketing, Apa itu?

Social media marketing merupakan suatu strategi marketing dengan memanfaatkan social media sebagai platform. Melalui social media, kita dapat meng-uploud beragam jenis konten seperti konten untuk seputar informasi umum, panduan atau kiat-kiat, sampai promosi sebuah produk. Social media juga menawarkan layanan secara gratis atau menggunakan iklan yang berbayar.

Dalam upaya social media marketing, pada penggunaannya sering bersamaan dengan upaya digital marketing lainnya seperti pemanfaatan Blog, Email, dan lainnya. Pemilihan platform yang tepat dan sesuai dengan produk kita merupakan salah satu hal penting dalam kesuksesan strategi marketing ini mengingat banyaknya platform social media yang tersedia. Oleh sebab itu kita perlu mengetahui terlebih dahulu dan melakukan riset tentang social media ini.

Kita akan mulai dari potensi social media di Indonesia. Dalam WeAreSocial terdapat 160 juta orang Indonesia merupakan pengguna social media aktif dan terbanyak adalah usia 15-24 tahun. Informasi ini tentu penting bagi kita dalam menentukan target pasar usia tertentu. Social media Facebook masih menjadi platform terpopuler dan WhatsApp menjadi aplikasi berkirim pesan yang umum digunakan oleh masyarakat. Informasi ini penting bagi kita dalam menentukan strategi bisnis yang sesuai. Selain itu, 99% akses social media dilakukan melalui perangkat mobile, sehingga dapat menyesuaikan konten promosi dengan mobile friendly.

Beragam Jenis Social Media Terbaik

Kita dapat memanfaatkan social media terbaik yang tepat dan sesuai dengan bisnis kita, berikut ini penjabarannya!


1. Facebook


Pengguna Aktif Bulanan: 2,7 miliar pengguna

Demografi Terbesar: 25-34 tahun

Gender: 56% laki-laki dan 44% perempuan


Sebagai platform terbesar didunia, tak hanya individu bahkan terdapat 65 juta bisnis yang menggunakan Facebook Page dalam mempromosikan bisnisnya.


2. Youtube

Pengguna Aktif Bulanan: 2 miliar pengguna

Demografi Terbesar: 15-25 tahun

Gender: 72% laki-laki dan 28% perempuan


Dalam bentuk video, YouTube merupakan social media terbaik terdapat sekitar satu miliar jam video yang ditonton setiap harinya pada platform YouTube sehingga banyak bisnis yang membuat channelnya sendiri dan rutin menguploud video yang menarik.


3. Instagram

Pengguna Aktif Bulanan: 1 miliar

Demografi Terbesar: 25-34 tahun

Gender: 43% laki-laki dan 57% perempuan


Instagram mempunyai beragam fitur yang dapat kamu gunakan untuk promosi seperti InstaStories, Instagram Live, maupun IGTV. Instagram juga menyediakan fitur akun bisnis yang memberikan analisis lengka mengenai performa akun kamu, selain itu fitur baru Instagram juga menyediakan fitur Instagram Shopping (foto dan video) yang dapat kamu manfaatkan untuk menceritakan kisah dan menyoroti produk secara praktis agar pembeli dapat menemukan dengan mudah.


4. Twitter

Pengguna Aktif Bulanan: 330 juta

Demografi Terbesar: 30-49 tahun

Gender: 68% laki-laki dan 32% perempuan


Twitter merupakan platform dengan pergerakan sangat cepat karena berfokus pada konten atau informasi secara real-time. Dapat dimanfaatkan sebagai bisnis dengan rutin memproduksi konten yang menarik.


5. TikTok

Pengguna Aktif Bulanan: 689 juta

Demografi Terbesar: 18-24 tahun

Gender: 41% laki-laki dan 59% perempuan


TikTok sedang menjadi platform social media yang sangat naik daun di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini utamanya bagi anak muda Generasi Z. TikTok menyediakan berbagai video singkat dengan musik menarik yang cocok bagi kamu yang target pasarnya adalah anak muda.


6. LinkedIn

Pengguna Aktif Bulanan: 738 juta

Demografi Terbesar: 46-55 tahun

Gender: 51% laki-laki dan 49% perempuan


LinkedIn merupakan social media yang sangat terkenal bagi para pekerja dan orang-orang professional pada bidangnya, tidak heran demografi terbesarnya adalah pengguna dengan umur 40 tahun ke atas. Maka Platform ini sangat cocok untuk kamu mencari konsumen pada bidang bisnis yang bergerak di B2B.


7. Pinterest

Pengguna Aktif Bulanan: 400 juta

Demografi Terbesar: 30-49 tahun

Gender: 22% laki-laki dan 78% perempuan


Kamu dapat menggunakan Pinterest ini dengan “menempel” gambar, video, sampai gif pada akun kamu. Sehingga social media sangat cocok untuk mempromosikan produk kamu dengan foto yang unik agar pengguna tertarik. Platform ini sangat cocok dengan target pasarnya perempuan.


8. SnapChat

Pengguna Aktif Bulanan: 287 juta

Demografi Terbesar: 13-34 tahun

Gender: 40% laki-laki dan 58% perempuan


Platform ini merupakan social media yang cukup unik dan menarik karena kebanyakan social media menggunakan teks dalam berinteraksi, namun SnapChat menggunakan video pendek sehingga biasanya dimanfaatkan untuk membangun brand awareness pada anak muda.


Berikut Ini Strategi Social Media Marketing yang Efektif

1. Penggunaan Instagram Marketing

Sekitar 80% pengguna menyatakan postingan pada Instagram mereka mempengaruhi buying decision. Untuk memastikan marketing kamu berhasil, Langkah pertama menjadikan akun kamu sebagai akun professional atau Instagram bisnis dan berikan optimasi profil bisnis kamu. Setelah itu baru kamu lanjutkan dengan membuat konten kreatif dengan hashtag yang unik.


2. Berbagai Instagram Tools Terbaik untuk Promosi Bisnis

Memanfaatkan Instagram Tools dapat membantu kamu dari sisi pembuatan konten, pelaksanaan promosi hingga menganalisa data. Kamu dapat menggunakan Snapseed dalam photo editing dan Later untuk mengatur jadwal posting konten.


3. Pemanfaatan Instagram Ads

Advertising atau pemasangan ilan berkaitan dengan penggunaan anggaran. Kamu akan mendapatkan return of investment (ROI) alias balik modal. Dalam pembuatan iklan di Instagram, kamu harus tentukan terlebih dahulu audience yang tepat, memilih format iklan yang sesuai dengan produk kamu dan yang tak kalah penting adalah teks copywriting yang unik dan menarik. Pastikanlah iklan kamu efektif dalam menjangkau pelanggan.


4. Penggunaan Facebook Marketing

Ciptakanlah konten yang menarik, tentukan budget dan analisis upaya yang dilakukan. Kamu dapat memanfaatkan tools Facebook marketing seperti DrumUp dan SocialOomph.


5. Pemanfaatan Facebook Ads untuk Hasil Optimal

Hampir sama dengan Instagram Ads dengan dimulai dari memilih jenis iklan, menentukan audience dan mengatur jadwal penayangan iklan. Facebook dapat memberikan layanannya dengan mempelajari kebiasaan pengguna yang akan membantu kamu dalam menciptakan program promosi dengan tepat sasaran.


6. Penggunaan Twitter Marketing

Twitter dapat menjadi platform pilihan jika strategi kamu berfokus kepada brand visibility. Terdapat 80% pengguna melakukan mention brand dalam tweet mereka dan lebih dari 50% brand mention tersebut berakhir dengan pembelian produk. Langkah yang dapat kamu lakukan pertama adalah dengan optimalkan profil twitter bisnis kamu dan jangan lupa selalu sertakan hashtag pada setiap promosi produk. Hal ini memudahkan pengguna menemukan akun bisnis kamu.


7. Pemaksimalan User-generated Conten

User-generated content merupakan postingan konsumen yang merekomendasikan produk kamu di akun pribadi mereka. Tingkat kepercayaan konsumen pada rekomendasi orang lain memang cukup tinggi sekitar 92%. Salah satu caranya dengan membuat giveaway atau kontes dengan hashtag tertentu dan meminta followers untuk melakukan mention sehingga tersebar dengan cepat.


8. Peningkatan penjualan dengan Retargeting

Usaha untuk mendekati kembali konsumen yang sebelumnya pernah membeli atau berkunjung ke produk kamu disebut dengan Retargeting. Hal ini bertujuan ntuk melakukan penawaran sesuai dengan jenis produk yang mereka lihat. Salah satu caranya yang paling terkenal adalah Facebook Retargeting Ads menggunakan Pixel.


9. Penggunaan Plugin Social Media terbaik untuk Website

Berbagai macam Plugin WordPress untuk social media marketing dapat kamu manfaatkan untuk sharing, profil sampai melakulan auto publish konten. Plugin yang dapat kamu gunakan adalah Social Media Auto Publish, Social Warfare dan Instagram Feed. Dalam hal ini, kamu menjalankan promosi melalui website dan social media secara bersamaan sehingga dapat terintegrasi dengan mudah.


Beberapa Manfaat Social Media Marketing

  • Menghemat biaya
  • Efektif dan Efisien
  • Meningkatkan Brand Awareness
  • Memperluas Pangsa Pasar Bisnis
  • Komunikasi Kepada Konsumen lebih mudah
  • Membagi Informasi terbaru dengan Cepat
  • Menarik Trafik ke Website

Jadi, yang manakah Strategi Social Media Marketing untuk 

Bisnis Kamu?


        Berbagai macam strategi social media marketing yang dapat kamu manfaatkan. Kamu dapat memulai dengan memastikan bahwa kamu sudah mengenali dan menganalisis target audience kamu dengan baik.


Beberapa platform social media menyajikan upaya pemasaran secara gratis ataupun berbayar dengan menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan anggaran kamu.


Bagaimana? Sudah terdapat gambaran untuk kamu? Jika sudah menentukan pilihan, upayakan social media marketing kamu dengan lebih optimal dan maksimal.


Demikianlah informasi yang dapat kamu pertimbangkan dalam strategi marketing. Terimakasih semoga sukses, Stay safe and healthy! 😊


Sumber: 
https://www.niagahoster.co.id/blog/social-media-marketing/

Reading Time:

@way2themes