Ada banyak Social Media Marketing yang dapat digunakan. Setelah sebelumnya kamu mengetahui bagaimana proses marketing dari YouTube, TikTok juga salah satu social media marketing yang bisa digunakan. Sebelum itu, kamu perlu mengetahui bagaimana sejarah TikTok, fitur utama TikTok dan apa saja fitur marketing TikTok.
1.
Sejarah
TikTok
Perusahaan teknologi ByteDance Inc
meluncurkan TikTok pada tahun 2016 oleh Zhang Yiming. Di Indonesia sendiri TikTok hadir pada
September 2017 dengan unduhan 45,8 juta kali. Namun dikarenakan terjadinya
konten negative atau tidak layak tayang, pada tanggal 3 Juli 2018 TikTok di
blokir di Indonesia. Pada tahun 2019 TikTok Indonesia mengajukan persyaratan
kepada Komenkominfo dan disetujui untuk membuka pemblokiran tersebut. Sampai saat
ini pun TikTok masih menjadi aplikasi yang sangat diminati oleh banyak orang,
tidak hanya untuk hiburan saja, tetapi menjadi salah satu social media
marketing dimulai dari olshop kecil sampai yang sudah popular.
2.
Fitur
Utama TikTok
Fitur Dasar
b. Penyuntingan Video. Pengguna bisa memotong, membalik ataupun memutar video yang mereka unggah, serta bereksperimen dengan kecepatan pemutaran
c. Filter dan Efek. Filter “beauty” terdapat bermacam-macam stiker dan animasi untuk memperkaya konten pada video. Efek paling popular dan paling banyak digunakan adalah AR (Augmented Reality)
d. Social Sharing. Social Sharing digunakan untuk berbagi video maupun menautkan profil TikTok pada platform social media yang lain
e. Suka dan Komentar. Seperti halnya Instagram, simbol tanda “hati” ini diartikan sebagai like atau suka dan diikuti kolom komentar serta simbol untuk share. Terdapat tab terpisah untuk memeriksa semua video yang disukai.
f. Pemberitahuan. Pengguna dapat mengatur pemberitahuan mereka untuk melihat siapa yang menyukai dan mengomentari video mereka, siapa yang mengikuti atau “follow” mereka, dan lain sebagainya.
g. Simpan Video. Jika ingin menyimpan hasil uploud video pengguna lain ke galeri ponsel pengguna atau di dalam media sosial TikTok itu sendiri dapat memanfaatkan fitur ini.
h. Search atau temukan. Berfungsi untuk memudahkan pengguna dalam mencari akun pengguna lain atau hashtag yang diminati pengguna saat itu. Di samping itu sering menampilkan video yang sedang viral atau trend dan diurutkan berdasarkan hashtag tertentu.
i. Tidak tertarik. Digunakan jika merasa tidak tertarik terhadap video yang ditampilkan, maka nantinya video serupa tidak akan ditampilkan kembali dalam beranda.
Fitur Lanjutan
a. Duet. Fitur favorite ini memungkinkan orang untuk lipsync atau menari mengikuti music dengan siapapun dan tampilan yang berdampingan pada layar samab. Reaksi. Untuk merekam diri mereka sendiri saat menonton dan dipublikasikan di aplikasi. Pada fitur ini dapat mengubah ukuran dan membentuk kembali jendela perekaman secara real-time ketika menonton video
c. Filter Voice Charger. Voice Charger ini dapat mengubah suara dengan beragam efek suara yang berbeda, dapat menambahkan keseruan dan kreativitas ke dalam video dengan mudah hanya dengan merekam atau memilih dari galeri gawai lalu pilih voice effect
d. Filter Beauty. Dapat membuat wajah pengguna alan terlihat lebih rupawan bahkan terlihat keren dan unik
e. Fitur Hapus Komen dan Blokir Pengguna. Pengguna dapat menekan agak lama pada sebuah komentar atau mengetuk ikon pensil yang berada disudut kiri atas untuk membuka pilihan report atau blok
f. Live Video Streaming. Fitur live ini tidak semua akun pengguna TikTok diizinkan untuk memulai video langsung di platform, namun dengan syarat memiliki minimal 1000 followers yang dapat melakukan live di aplikasi TikTok.
g. Hashtags. Berfungsi untuk menandai postingan dan mengundang “invite” pengguna lain ke berbgaai tantangan seperti berduet
h. Scan QR Code. Pengguna dapat mengikuti dengan memindai QR Code tanpa mencari nama akun pengguna yang ingin diikuti melalui kolom “search”. Setiap pengguna memiliki QR Code unik yang berbeda-beda
i. Real-Time Analytics. Pengguna dapat memeriksa berbagai data tentang komentar dan suka yang telah didapatkan serta dapat melihat grafik yang menunjukkan penyiar dan pemirsa langsung
j. Geolocation. Pengguna dapat melihat pengguna mana yang sedang melakukan live streaming disekitar mereka
k. Pratinjau Video. Sebelum pengguna mendaftarkan akun, mereka dapat menonton beberapa video populer untuk merasakan aplikasi dengan lebih baik. Tetapi, pengguna yang belum memiliki akun tidak dapat menyukai atau memposting komentar sampai mereka mendaftar.
3.
Fitur
Marketing
TikTok Marketing merupakan salah
satu strategi dalam pemasaran digital yang menggunakan jejaring sosial TikTok
sebagai medianya. TikTok for Business sebagai fasilitas untuk pelaku bisnis
dengan memberikan wawasan statistik atau alat tambahan untuk mengakomodasi
kebutuhan bisnis seperti Analisa keterlibatan dan performa terhadap audiens.
A.
Top
View.
TopView Ads merupakan iklan yang dapat
dilihat pada puncak feeds. Artinya iklan kamu akan menjadi video pertama yang
dilihat pengguna di feeds mereka. Hal ini menjadi peluang yang bagus untuk
meningkatkan brand awareness. Fitur unggulan ini ditawarkan oleh TikTok untuk
memasarkan bisnis kamu berupa iklan video berdurasi hingga 60 detik, ditampilkan
secara full screen dan diputar secara otomatis. Fitur ini akan muncul ketika
pengguna membuka aplika sehingga memungkinkan dapat dilihat lebih banyak orang.
TopView juga dapat dilengkapi dengan hyperlink untuk mengarahkan penonton ke
halaman yang dituju.
B.
In-
Feed Ads.
Opsi lain bagi para pelaku bisnis
berupa video yang berdurasi hingga 60 detik yang muncul pada feeds “for you
page” atau fyp di TikTok. Di samping itu, pengguna dapat memberikan like,
komentar, atau mengikuti akun bisnis kamu. Bahkan pengguna dapat menggunakan
musik kamu sebagai latar belakang musik konten mereka.
C.
Brand
Takeover.
Fitur iklan atau gambar berbentuk JPG
dengan durasi 3-5 detik untuk mempromosikan bisnis kamu, umumnya berada di
halaman awal ketika pengguna membuka aplikasi TikTok. Selain itu juga berguna
untuk mempromosikan Branded Hashtag. Pengguna dapat skip iklan brand takeover.
Di dalam iklannya, pengguna juga bisa memasang link yang mengarah ke website,
online marketplace, atau kemanapun yang diinginkan sesuai dengan tujuan
iklannya. Contohnya seperti iklan brand takeover dari Chanel, yang mana ketika
pengguna mengklik iklannya, mereka akan langsung diarahkan ke halaman katalog
produk di website Chanel.
D.
Brand
Hashtag Challenges.
Mengajak pengguna TikTok agar membuat
konten berdasarkan hashtag tertentu. Biasanya digunakan sebagai bentuk kampanye
pemasaran untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan suatu merek tertentu.
Tujuan akhirnya adalah dengan adanya challenges ini suatu merek dapat menjadi
viral. Iklan hashtag challenge akan muncul pada halaman Discovery. Biasanya diletakkan
di bagian teratas atau setidaknya hampir di paling atas halaman. Jenis iklan
ini dapat menantang para konten creator untuk membuat video dengan tema
tertentu. Selanjutnya, video harus menggunakan hashtag yang telah
ditentukan. Contohnya seperti hashtag challenge #GalaxyA yang digagas oleh Samsung,
jenis elektronik populer.
E.
Branded
Effect.
Tap-in brand dalam proses content
creation dan video editing process yang membuat pengguna dapat menggunakan efek
khusus yang telah dibuat oleh brand, contohnya beauty brand yang membuat
branded effect dengan intelligent video recognition technology. Fitur Branded
Effect biasanya berintegrasi dengan Branded Hashtag Challenge untuk
meningkatkan interaksi antara pengguna dengan bisnis kamu. “Effect” merujuk
kepada penggunaan filter, stiker, atau special effect yang disisipkan ke dalam
video dengan format 2D, 3D, atau AR (Augmented Reality). Pada fitur ini, kamu
sebagai pelaku bisnis dapat memberikan pengalaman visual yang menyenangkan bagi
para pengguna.
4.
Proses
Marketing
a.
Identifikasi
Tujuan
Mengidentifikasi apa sebenarnya
tujuan utama kamu sebagai pelaku bisnis dan kesesuaian tujuan brand atau bisnis
kamu pada platform ini. Hal tersebut dilakukan agar tidak mengalami kesulitan
dalam menentukan indikator keberhasilan atau kesuksesan dari program kamu
seperti kamu dapat menentukan berapa target per views video, conversion rate,
dan target followers kamu.
b.
Menentukan
Buyer Persona
Kamu dapat lebih mudah
mengidentifikasi kebutuhan atau keinginan konsumen pada produk yang kamu tawarkan.
Pada aplikasi TikTok, kamu perlu menentukan terlebih dahulu kesesuaian produk
dari brand/bisnis kamu dengan personality dari mayoritas pengguna aktif TikTok.
c.
Buat
Akun dan Verifikasi
Terdapat beberapa aturan membuat akun
bisnis pada aplikasi TikTok yang baik dan benar, diantaranya:
• Membuat logo yang unik untuk
membedakan brand kamu dengan yang lain, dan pasang sebagai foto profil.
• Jadikan brand kamu sebagai nama
akun TikTok.
• Pada bio akun, tulislah sesuatu
yang unik dan menarik yang mencerminkan brand kamu.
• Gunakan fitur clickable bio untuk
mengarahkan ke website atau marketplace bisnis kamu.
• Verifikasi akun kamu.
• Melakukan verifikasi akun sangatlah
berguna, sebab akun yang terverifikasi akan meningkatkan kepercayaan kepada
brand atau bisnis kamu.
d.
Memposting
Konten yang Bernilai dengan Hashtag yang tepat
Menggunakan hashtag yang relevan
dengan video dan tujuan marketing kamu. Penting untuk menghindari irisan dengan
hashtag yang sedang populer karena bisa dengan sekejap menggeser hashtag kamu. Lebih
baik kurang popular namun tepat pada sasaran daripada mencoba untuk popular namun
tidak tepat sasaran.
e.
Kolaborasi
dengan TikTok Influencers
Melakukan kolaborasi dengan para
influencer di TikTok dapat menemukan pelanggan potensial dari para “followers”
atau pengikut influencer tersebut yang tentu saja mempunyai pengaruh yang kuat
f.
Menggunakan
TikTok Ads
Terdapat tipe iklan diantaranya
in-feed ads, branded hashtag, challenges ads, dan brand takeover ads. Maka pastikan
kamu sudah memahami sistem iklannya sehingga kamu dapat menentukan budget dan
membuat konsep yang menarik. Memanfaatkan TikTok selain karena menggunakan
video dengan background musik kekinian, namun juga memungkinkan pengguna TikTok
untuk ikut andil atau berpartisipasi dalam ads tersebut. Contohnya, jika kamu
menggunakan hashtag challenges ads, maka audiens dapat ikut menggunakan hashtag
yang kamu ciptakan dan menggunakan background musik yang sama.
g.
Monitor
dan Evaluasi Hasil
Monitoring postingan konten kamu di TikTok
dapat dilakukan dengan pengecekan dan pendataan pada Click through Rate (CTR),
Click through Ads (CTA), Conversion Rate, Reach, Engagement, dan Engagement
Rate. Data dari hasil monitoring pada postingan dapat dijadikan landasan untuk menjadi
evaluasi dalam membenahi strategi di kemudian hari

Tidak ada komentar: